cerita#1 bakat adekku 7

seleai memeluk dan bagian kangen kangennya, bunda memutuskan untuk mengajak sekeluarga makan bersama, kukira ini untuk merayakan kak nayya pulang, tapi siapa yang tau. kamipun pergi ke restoran cepat saji terdekat, lalu duduk di kursi yang sama. " dek mau pesen apa ?" tanya bunda dengan senyumannya itu, aku terbingung, kan harusnya kakak yang ditanya begitu hemmm kok aneh ya ?. akhirnya kami semua memesan makanan, dan entah kenapa adikku yang pesan paling banyak dan mahal, apa ini hari ulang tahunnya ? kurasa tidak, hari ulang tahunnya sudah lewat beberapa bulan yang lalu.

"ini untuk merayakan adik karna akan ikut lomba menggambar sekecamatan, juga lomba buat animasi satu sekolah, dan dia masuk seleksi dua duanya loh" ucap bunda bangga 
"loh bun, kan kak nayya baru pulang, kok yang dikasih hadiah melan sih ?" tanyaku penasaran agak marah tapi ditahan
"lah, kakakmu itu kan sudah lama pesantren, sudah berkali kali pulang lagi" jawab mama santai
"hubungannya apa sama kak nayya ?" tanyaku sambil meninggikan nada
akhirnya bunda menjawab semua rasa penasaran dan sedikit marah itu."hal yang biasa kalau kak nayya pulang, sengaja bunda tunggu kak nayya pulang baru makan makan biar dia tau kalau adiknya juga berbakat" jawabnya sampai menghela napas panjang.


aku terbingung dan marah, hah masa sih, adik sok sombong itu dirayain waktu baru mau masuk lomba tapi kak nayya pulang bagaikan kabar angin ?!, kok begitu sih, dulu aku saat 5 ahun dan lolos  olimpiade matematika bahkan didiemin, dan dia yang bahkan sekalipun belum menang dirayakan ?!. aku ingi marah tapi tak bisa, akhirnya kusimpan marah itu lain kali, kak nayya disampinku memegang bahuku dan memelukku, akhirnya aku tidak jadi marah.


kita pun pulang kerumah setelah ke mall habis makan makan di restoran, aku pun menenangkan diriku sambil bermain mobile legend lalu melampiaskan semua kemarahnku disitu, hehehe. aku tidak melihat kakak dikamar, tapi ada bayang bayang kakak dan bunda di kamar bunda, hmmm kira kira mereka sedang apa ya ? apa sedang bicara tentang kebyrykanku sehingga nanti kakak akan memarahiku ?, itu pikirku sekarang, lalu setelah menghabiskan setengah jam menunggu kakak sambil main game, alhirnya dia muncul.dengan wajah sedih masuk kamar dan duduk dikasur.


aku berhenti main game dan menghampiri kakak, nampaknya sangat sedih.aku memeluknya dan bertanya apa yang terjadi. katanya dia akan dipindahkan dari pesantren, dia akan dipindahkan ke sebuah smk yang jauh sehingga dia harus ngekos disana, ekspresiku berubah setelah mendengarnya, sedih dan marah bercampur aduk, aku marah karna bunda yang memindahkan kakak namun sedih juga tidak akan bertemu kakak lagi kecuali sempat. aku menangis layaknya bayi dan kakak balik memelukku, kakak janji akan pulang sesering mungkin dan memberikanku ongkos untuk pergi ke kosan nya, bagaimanapun aku tetap sedih kehilangan kakakku tercinta.



yaampun, kak nayya bakal pindah ? gimana dong....
nanikan lanjutannya di part 8 yang kubuat ya!

Comments

Post a Comment

Popular Posts